Pages

The Rev (Avenged Sevenfold) Drum Kit 2014 Golden Gods Award Winners 10 Band Terkenal Yang Mengubah Namanya Avenged Sevenfold - Beast And The Harlot (Drum Cover) 100 Drummer Jazz Terbaik

Tips Membersihkan Drum

Halo, temen-temen drummer ! Kali ini gue mau ngeshare tips untuk membersihkan drum nih. 


Mari kita bahas satu persatu tips untuk membersihkan drum, check it out !

1. Siapkan alat pembersihnya. Antara lain : kain halus dan WD40 .   Kenapa harus pakai kain halus utk bersihin drum? Tentu saja hal Ini bertujuan untuk menghindari lecet pada permukaan drum. WD40 bisa dibeli di toko bangunan seperti Ace Hardwares dan juga pasar swalayan.

 
2. Secara umum, pemakaian WD 40 ketika disemprotkan jangan langsung ke drum-nya, melainkan oleskan ke KAIN HALUS terlebih dulu, baru kemudian digosokkan ke drum.


3. Saya sarankan agar sobat drummers menyediakan waktu sekitar 10-15 menit per-PIECE drum nya, jadi misalnya drum kamu ada 5pcs..siapkan wktu minimal 1 jam! “Wah..1 jam untuk 5pcs? Lama banget  bro ?” Betul guys..ini supaya bener-bener bersih maksimal. Lagipula, seperti yang saya bilang sebelumnya, bahwa bersihin drum sudah merupakan komitmen kita. Lama waktu untuk bersihin drum juga tergantung dari seberapa kotornya drum itu.

4. Untuk bersihin drum yang tidak terlalu kotor, cukup gosokkan WD40 di bagian yang terbuat dari logam di drum, yaitu: hoops, tuning rods, strainer/throw off, lugs. Gosok hingga kotoran yang menempel copot.. WD40 yang dipakai cukup sedikit saja.

5. Untuk bagian badan drum (shell) bila terbuat dari bahan selain logam tidak perlu digosok dengan WD40. Untuk shell yang dari logam, bisa dibersihkan dengan cara yang sama seperti sudah di jelaskan di atas. Untuk shell dari kayu/acrylic, bisa digosok pake kaos dan air hangat.

6. Untuk bersihin drum secara TOTAL (kotor banget), pertama-tama yang dilakukan adalah copot hoops/rims dan semua tension rods dari shell drum tersebut. Dengan cara begini, maka proses pembersihan sluruh hardwares ini akan lebih menyeluruh dan maksimal.

7. Bila drum sudah berkarat, pembersihan harus  menggunakan kompon putih + amplas halus. Bisa dibeli juga di toko bangunan. Gosok kompon putih hanya pada bagian yang berkarat saja.

8. Bila karat timbul pada bagian shell drum (yang logam), sebaiknya jangan digosok dengan kompon, karena akan merusak tampilannya.
read more

Heads Tom Drum Untuk Drummer yang Bergenre Metal

      Hello para drummer ! gue punya satu info nih, buat kamu para drummer yang bingung untuk mau memakai heads drum apa yang pas untuk suara tom n' floor tom drum kamu untuk kamu gunakan pada lagu-lagu metal atau sekedar menirukan suara tom drum dari drummer terkenal yang memiliki band yang bergenre metal, gue punya beberapa usul nih.
Beberapa heads drum yang paling cocok untuk suara tom pada genre seperti di atas tadi adalah :

1. Evans EC2 SST Clear

                         

    Fitur Evans EC2 SST Clear Drum Head sebuah suara membentuk cincin teknologi dipasang di bawah dua lapisan film 7mil. Dengan mengontrol tepi getaran (bukan menghilangkan itu), cincin mengisolasi dan meredam nada yang lebih tinggi, meningkatkan low-end dan pukulan, dan memungkinkan berbagai tuning yang lebih luas.


Untuk mendengarkan suaranya bisa didengarkan dan dilihat dari video dibawah ini :





Harga dari Evans EC2 SST Clear Drum Head ini berkisar antara $10.95$18.95 ( atau sekitar Rp 109.500 - Rp 189.500 )

2. Remo Powerstroke 3 Clear












    Remo Powerstroke 3 Clear dengan fitur Dot  yaitu sebuah dasar yang tipis di tepi luar head untuk meredam nada halus yang tidak diinginkan. Hal ini menciptakan keseimbangan hampir sempurna dari respon dan kontrol nada yang cepat membuat Powerstroke 3 menjadi salah satu drumheads Remo yang paling disukai


Untuk mendengarkan suaranya bisa didengarkan dan dilihat dari video dibawah ini :



Harga dari Remo Powerstroke 3 Clear ini berkisar antara $11.99$19.99 ( atau sekitar Rp 119.900 - Rp 199.900 )
read more

Cara Mixing Drum (Bagian 2)

Drum adalah sebuah instrument musik yang paling banyak bermasalah dalam proses recording, selain menuntut skill yang tinggi baik bagi drummer maupun sound-engineer-nya, instrument ini juga membutuhkan space yang cukup luas, serta menuntut peralatan recording (microphone) yang lumayan banyak juga. Tulisan ini akan membahas sedikit perihal tehnik recording drum-analog yang dapat diterapkan dalam suatu studio rekaman.

Dalam tulisan ini mengambil sample rekaman dengan menggunakan Yamaha Recording Custom drum kit dengan sebuah kick-drum, snare, single rack-tom, floor-tom, hats dan cymbals. Dengan berasumsi perihal keterbatasan sebuah home-studio -baik dalam hal input maupun microphone yang dimiliki-, contoh-contoh suara maka dalam tulisan ini hanya mempergunakan 6 unit microphone yang diatur sedemikian rupa sehingga mampu mengcover keseluruhan audio (suara drum) yang diperlukan. Selanjutnya akan sedikit dibahas pula perihal penggunaan compressor, gate dan equalizer untuk membantu terciptanya hasil mixing yang maksimal.


Adapun peralatan yang dipergunakan saat recording adalah Neumann KM184 (untuk kick-drum), Shure Beta 57A (untuk snare-drum), Sennheiser MD421 (untuk high-tom), AKG D112 kick drum mic (untuk floor-tom), AKG C414 (untuk overhead dan ambeince room), dengan konfigurasi tata-letak seperti gambar di bawah ini.
Kick-drum adalah merupakan fokus dalam sebuah rhythm-musik, bersama dengan bass gitar instrument ini menciptakan ritme dan groove sebuah lagu. Banyak faktor yang mempengaruhi untuk memperoleh hasil suara kick-drum yang maksimal.

Tahap awal, ceklah suara kick-drum ini, dengarkan secara baik-baik suaranya, jika terlalu boomy maka microphone untuk kick-drum terlalu dekat ke membran.  Aturlah posisi kick- microphone        (yang hal ini menggunakanNeumann KM184) dengan cara memaju-mundurkan letaknya 

 secara hati-hati sehingga  dapat memperoleh suara kick-drum ini sealamiah mungkin, hal ini membutuhkan banyak eksperimen. Yakinlah pada telinga anda.



Adalah suatu hal yang mudah untuk mendapatkan suara snare-drum yang baik bilamana snare-drum yang kita pergunakan itu sendiri telah memiliki produk suara yang baik. Bila kita tidak yakin terhadap snare-drum yang kita pakai, maka tuned snare-drum sesuai dengan karakter suara yang kita butuhkan. Setelah kita rasakan karakter suara snare-drum ini sesuai dengan yang kita butuhkan, maka lanjutkan untuk mendengarkan suara instrument lainnya.

Dalam proses penulisan artikel ini, microphone untuk snare-drum diletakkan tepat ditengah-tengah antara high-hats dan snare-drum dengan angle 30 derajat menghadap snare drum. Satu hal yang patut diperhatikan adalah bahwa sedapat mungkin kita mengurangi suara high-hats yang terlalu keras, oleh karenanya atur posisi microphone sedemikian rupa agar suara high-hats yang masuk tidak terlalu nyaring. Cobalah dengan memaju-mundurkan microphone sampai diperoleh suara yang kita inginkan, karena dalam proses ini kita hanya mempergunakan single microphone untuk merecord snare-drum dan high-hats secara bersamaan.

Selanjutnya, perhatikan tata letak microphone untuk high-tom, dalam hal ini penempatan microphone untuk high-tom ini seperti yang dilakukan pada snare drum di atas, yaitu tidak terlalu dekat dengan angle 30 derajat menghadap ke tengah high-tom. Perlu diperhatikan, bahwa peletakan microphone yang demikian ini akan mampu memperoleh suara high-tom yang cukup baik, tetapi tidak menutup kemungkinan suara cymbal ikut masuk ke dalamnya, namun hal ini dapat diperbaiki dengan melakukan proses 'gating' dan pemakaian compressor  dengan pengaturan attack, ratio dan release yang baik.

Untuk floor-tom dalam hal ini digunakan AKG D112 kick drum mic, sebenarnya microphone jenis ini lebih cocok dipergunakan untuk merekam suara kick-drum, tetapi berhubung floor-tom disini telah dituned secara baik dan dibutuhkan suara low-end yang baik dan bersih, maka dipakailah AKG D112, dengan peletakan yang tidak terlalu dekat ke membran floor-tom.  Pilihan microphone lain yang dapat dipergunakan untuk merekam floor-tom adalah Sennheiser E 609.





Selanjutnya pengaturan microphone untuk mengakomodir suara overhead (cymbals dan akustik ruang) adalah seperti gambar di bawah ini.



Setelah kita record dan panning, maka hasilnya adalah seperti berikut ini DRUM RECORD.

Tahap berikutnya adalah proses 'gating' dan kompresi, yaitu suatu tehnik yang pada dasarnya dipergunakan untuk meminimalisir ambient noise, yang mana  untuk tahap ini dapat mempergunakan hardware atau software noise-gate. Setting untuk snare-drum adalah : attack sekitar 39 milisecond, release 275 milisecond, sedangkan untuk kick-drum attack sekitar 4 milisecond, release sekitar 45 milisecond dengan ratio compresi 3 : 1.

Penggunaan kompressor pada drum adalah merupakan suatu hal yang sangat-sangat subyektif, tergantung pada sang sound-engineer dan dalam hal ini tidak ada kata salah atau benar, semuanya berkaitan dengan masalah selera. Tetapi hendaknya kita memperhatikan macam-macam genre musik yang ada, hal ini berguna untuk memaksimalkan hasil mixing kita, karena pola mixing untuk Jazz akustik tentu berbeda dengan pola mixing untuk Pop musik. Tips yang dapat dipergunakan adalah memperbanyak berlatih dengan berbagai cara mixing, khususnya pola mixing drum.  

Selanjutnya, keseluruhan kelompok drum ini diset dengan mempergunakan ratio 2 : 1, dan inilah hasil proses gating, kompresi dan mixing yang dilakukan DRUM SOUND_MIXING

Selamat mencoba, dan silahkan berkreasi menurut selera anda.
read more

Cara Mixing Drum (Bagian 1)

Berbicara perihal mixing drum (pengaturan panpot drum) atau yang biasa dikenal dengan sebutan panning drum merupakan suatu tahapan yang sangat mutlak dilakukan saat mixing, terutama jika kita merekam (record) drum secara manual dan tidak menggunakan drum-loops (semacam Fruity-loops, Hipersonic atau loop-loop lainnya) yang sudah jadi (dan biasanya telah diatur panning-nya oleh sang produser loops tersebut). Dua alternatif cara panning drum yang biasa digunakan oleh para mixing engineer hanya terbagi dalam  dua  kelompok atau kategori yaitu: panning drum berdasarkan perspektif atau sudut pandang si drummer dan panning drum berdasarkan perspektif atau sudut pandang audience(penonton/pendengar).
Seperti halnya proses lain di dalam mixing, sebenarnya tidak ada istilah salah atau benar dalam pemilihan salah satu dari kategori atau sudut pandang (perspektif) tersebut di atas, karena hal itu sepenuhnya bergantung kepada selera dari sang mixing engineer yang memprosesnya, namun saya pribadi  lebih suka memilih cara panning drum berdasarkan perspektif audience/pendengar. Hal ini saya dasarkan pada analogi saat kita menonton atau mendengarkan pentas musik, dimana kita bukan sebagai drummernya, melainkan hanya sebagai pendengar atau penonton saja.


Alternatif lain dari panning drum adalah dengan menggunakanperspektif/cara pandang drummer. Jika anda ingin menggunakan perspektif demikian, anda tinggal membalikkan posisi yang telah saya jelaskan diatas kiri ke kanan dan sebaliknya. Dan bila anda mempergunakan software-software drum  semacam Toontrack EZ Drummer, DFH Superior Drummer, ataupun Fxpansion BFD  maka tidak perlu susah-susah, karena software ini dirancang dengan menggunakan perspektif sang drummer.
read more

Posisi Tubuh Dalam Memainkan Drum

    Posisi tubuh yang tepat dan benar dalam memainkan drum sangat penting untuk diperhatikan agar setiap pemain tidak cepat lelah dan dapat menghasilkan suara yang baik.

1. Posisi Duduk
    Posisi yang baik dalam memainkan drum, yaitu dengan posisi badan duduk tegak lurus, kedua tangan memegang stick, kaki kiri menginjak pedal hi-hat dan kaki kanan menginjak pedal bass drum. Sikap badan relaks, jangkauan stick ke bagian-bagian drum tidak jauh sehingga tangan bisa dengan mudah dan leluasa untuk memukul bagian-bagian drum tersebut. 


2. Posisi Tangan dalam Memegang Stick
    Dalam memainkan alat musik drum,cara memegang stick dianggap suatu hal yang sederhana, namun sebenarnya memegang peranan yang sangat penting dalam penggunaannya,karena dalam memainkan alat musik ini sensor motorik pada tangan dan kaki sangat dominan. Cara memegang stick antara tangan kanan dan kiri berbeda. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kekuatan pukulan yang berbeda antara tangan kanan dan kiri, sehingga menghasilkan suara dengan variasi dan harmonisasi yang bagus. Posisi tangan dalam memegang stick secara terperinci dapat dipelajari seperti dibawah ini :

1. Memegang stick pada tangan kanan.
    Batang stick diletakkan / dijepit diantara jari telunjuk dan ibu jari, kemudian tiga jari yang lain memegang batang stick bagian pangkal.
2. Memegang stick pada tangan kiri.
    Pangkal stick dijepit diantara ibu jari dan jari telunjuk ,kemudian jari tengah dan jari manis menjepit batang stick bagian dalam.




read more

Tips Merawat Drum Set & Membersihkan Cymbal




Untuk keseluruhan, semua baut-bautnya dibuka, head nya dilepas, kalau untuk membersihkan body drum, gunakan pembersih yang general saja, yang penting   
harus pakai cotton cloth supaya tidak baret. Kalau untuk membersihkan rims/stands, gunakan pembersih metal supaya mengkilap, trus baut-bautnya di kasih lubricant juga.

Kalau untuk cymbals pake pembersih khusus, pembersihnya itu obat wd 40 dan sedikit kompon putih bisa juga pake lap putih material /kaos dan jika simbal sangat kotor pakailah shampoo anti ketombe sedikit,agar debu meresap untuk sampo anti ketombe usahakan yg semerk dengan yg biasa dipake, ini semata-mata hanya untuk penghematan.


Membersihkan cymbal :

Membersihkan cymbal mungkin masih merupakan hal yang 'mistery' bagi sebagian drummer. Ada beberapa yang mencoba membersihkan cymbal dengan Braso, tetapi itu sebenarnya salah. Braso itu bukan untuk membersihkan perunggu (bahan dasar cymbal) tapi untuk kuningan, cymbal yang dibersihkan dengan braso akan rusak penampilannya. (menjadi hitam dan coklat). Sebaiknya kamu menggunakan pembersih cymbal yang dikeluarkan oleh merk cymbal itu sendiri. Jangan sampai pembersih cymbal Zildjian digunakan untuk membersihkan cymbal Paiste, atau sebaliknya. Hasilnya tentu akan kacau. Tetapi pembersih cymbal Zidjian dapat digunakan pada cymbal Sabian juga, karena coating pada cymbal Zildjian dan Sabian sama. Dibawah ini adalah langkah-langkah cara membersihkan cymbal yang baik:

1. Langkah Pertama :
 
Gunakan cleaning cream sepanjang 1 cm untuk membersihkan 1/2 bagian cymbal splash 10". (untuk ride 20", 1 cm untuk membersihkan 1/5 bagian).


 

Gosok 1/2 bagian itu dengan tissue atau kain yang lembut hingga berwarna hitam serta merata, dan lakukan juga pada 1/2 bagian lainnya hingga semua permukaan rata menjadi hitam. Tetapi kamu jangan sampai panik jika melihat cymbal 'kesayangan' kamu itu menjadi hitam semua.

2. Langkah Kedua :
 

Jika sudah menjadi hitam merata, kamu bisa menge-tes 'kemampuan cymbal cleaner itu. Gosok saja pada satu spot dengan kain/tissue yang bersih, warna cymbal yang cemerlang sudah mulai terlihat. Tapi kamu tidak bisa menghilangkan semua noda hitam itu hanya dengan kain/tissue.

3. Langkah Ketiga :
 

Untuk membersihkan warna hitam itu secara tuntas, gunakan shampo dengan sedikit air. (sebagian besar shampo bisa kok), tapi jangan Natur.

4. Langkah Keempat :
 

Ratakan shampo itu dengan tangan sambil agak ditekan sedikit sehingga warna hitamnya terangkat. Jika sudah merata, bilas cymbal itu dengan air dan keringkan dengan kain yang bersih. Jangan samapi ada air tersisa karena air akan merusak cymbal jika dibiarkan lama.

5. Langkah kelima :
 

Yup, selesai. Selamat mencoba. Recomended cleaner: Zildjian Cleaning Cream untuk Zildjian, Sabian, Ufip dan Instanbul.


read more

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Bermain Drum





1. Selalu make earplug kalo maen ato latihan drum. Belakangan banyak drummer-drummer yang terkena penyakit tinnitus atau telinga berdengung.

2. Kalo u punya cymbal yang robek, jangan di buang cing! Coba liat, masih bisa dipotong jadi ukuran yang lebih kecil ato gak, kalo bisa ke tukang montir n suruh potongin. Bisa jadi suara cymbal jadi kayak suara bell, dll.

3. Bosen sama suara hihat kamu? Ada solusinya nih. Caranya, tuker penempatannya, hihat bagian atas pindah ke bagian bawah n' yang bawah tuker ke atas.

4. Punya uang lebih? jangan ragu-ragu buat beli peralatan drum lainnya seperti cowbell, splash, china, double pedal, tymbalist atau wood block. Semua perlengkapan itu bisa memberi inspirasi biar mainnya tambah bagus.

5. Sebaiknya, pilih cowbell dalam ukuran besar. bisa dapetin 4 suara yang beda dari 1 cowbell. Tergantung dimana mukulnya n pada bagian mana pada stik drum mukulnya.

6. Simpan cymbal yamg punya di tempat yang aman kalo lagi gak dipake, misal taro di tas n simpen dalam lemari. Cymabal bakaln mudah rusak kalo di taro di sembarang tempat karena beresiko seperti lecet n penyok. Lagi pula cymbal gak tahan lama seperti berlian.

7. Semakin banyak u punya cymbal, semakin banyak pula cymbal yang mesti dibersihin. Pilihlah cymbal yang bener-bener tepat pada musik yang u mainin.

8. Punya masalah sama cymbal yang mudah robek? Hal penting yang harus diperhatikan adalah cara memukul dan penempatan cymbal. Jangan memukul secara direct hit tetapi dipoles. Tempatkanlah cymbal mengarah pada pemain (agak miring). Bila penempatan cymbal tegak lurus, maka akan mudah membuat stik menjadi tidak tahan lama.

9. Stik yang u punya juga berpengaruh pada daya tahan cymbal. Stik besar lebih gampang ngancurin cymbal. Jadi, kalo lw punya stik 5A beralihlah ke stik 7A, dan seterusnya.

10. Kalo mw beli hi-hat lagi *kaya banget sih*, sebaiknya milih yang ukurannya sama kayak hihat sebelumnya. Tapi... Ada tapinya nih, usahain milih tipe, merek otau model yang berbeda. Dengan begini, lo kayak punya 6 jenis hihat yang berbeda! Yo'i mamen!

11. Kalo kamu tour musik/ berpergian. Biasakan membawa checklist di kertas kecil biar bisa dikantongin n' diselipin di dompet.

12. Gunain karpet buat alas drummu. Karpet berfungsi untuk mencegah agar drum tidak bergeser-geser alias STABIL.

13. Kalo mau main drum, biasakan pemanasan dulu. Seperti loncat-loncat single stroke, and so on. Sisain waktu paling dikit 10 menit untuk istirahat sebelum tampil.

14. Jangan kebanyakan nempel stiker pada headbass drum bagian depan (resonant) coz suaranya akan tertahan.

15. Jangan letakkan drum di tempat lembab. Air bisa ngebuat suara drum gak bagus dan hardware menjadi karatan.

16. Bawalah perlengkapan yang tidak ada pada perangkat drum yang akan anda mainkan. Sebaiknya, jangan membawa peralatan yang sudah ada.

17. Punya masalah power sama tangan kiri ? Kamu bisa balik stik yg kamu punya, jadi kamu make bagian belakang stik. Trik ini, selain nambahin power, juga ngebuat kita lebih gampang ngelakuin rim shot. But, jangan menggunakan posisi stik pada tangan kanan karena suara ride cymbal bakalan gak jelas gitu deh alias washy.

18. Gunakan stik yang lebih besar saat bermain. Cobalah bermain pelandengan stik itu agar jari-jari kamu lebih terkontrol.

19. Banyakin deh berolahraga minimal seminggu 2 kali selama 30 menit ato lebih. Stay away from drugs cuz bisa menghambat kreativitas bermusik kamu.

20. Selalu siapkan air minum saat kamu tampil atau berlatih.

21. Pilihlah cymbal yang bener-bener 'plek' di hati kamu. Merek-merek cymbal yang bagus tu Zildjian of course, Sabian, and Paiste, bagi yang khusus rentalan studi lebih baik make MEINL walawpun frequensinya rada nahan...awetny boleh di adu

22.Stainer sebaiknya jangan kamu pasang terlalu keras karena suara akan tertahan da snare wire akan mudah putus.

23. Posisi snare sebaiknya di set tinggi. Hal ini akan memudahkan untuk bermain rim shot n gak buat bungkuk.

24. Agar mencegah bagian tengah stik terkikis karena memainkan rim shot, lilitkan selotip tipis pada bagian tengah stik.

25. Agar drum head pada bassdrum awet, gunakan lakban (3 lapis) pada bagian tengah di mana beater sering mendarat. Buatlah potongan kecil agar tidak mempengaruhi suara.

26. Kalo kamu membawa perlengkapan sendiri, pasanglah segera. Selesaikan semuanya dalam waktu 10 menit sebelum kamu tampil sehingga pikiran u bakal lenih tenang n ada waktu buat istirahat.

28. Sediain makanan tambahan, seperti coklat, tablet isap, vitamin, obat-obatan sampai obat tetes mata di dalam tas stik atau tas cymbal anda.

29. Biasakan menggunakan metronom saat berlatih agar tempo permainan senantiasa stabil.

30. Beri warna pada permainan drum kamu, seperti dengan menggunakan accent dan dinamik.

31. Bermainlah dengan rileks, jangan tegang dan jangan membuang-buang tenaga. Gak ada gunananya.

32. Siapkan stik lebih dari satu di dekat kamu. Buat jaga-jaga mana tau kamu mau main akrobat stik di udara.

33. Jangan cepat puas deh sama apa yang kamu udah dapet. Coba menambah ilmu dengan cara belajar dari guru drum yang berbeda atau mungkin tukeran info sama temen kamu.

34. Jangan terlalu fanatik pada satu atau dua genre music saja. Coba mainin genre lain.

35. Dalam bermain drum libatkan feel saat bermain. Jangan asal pukul dan jangan pernah berpikir bahwa semakin keras bermain drum semakin bagus. Jangan pernah berpikir semakin cepet kamu main, maka semakin hebat. Kekerasan dan kecepatan tak ada sangkut pautnya sama musikalitas.

36. Selau berlatih dari tempo yang lambat kalau sudah terbiasa naekin dah temponya perlahan-lahan. kamu dari kecil jg belajar jalan dulu baru berlari, ya kan?

37. Saat bermain, dengarkan musisi lain, jangan terfokus pada diri sendiri. JANGAN BERMAIN DRUM DI MUSIK, TAPI MAININ MUSIK DENGAN DRUM.

38. Jadilah pemain drum yang kreatif, beri variasi pada setiap permainan drum yang u dapet. Karena drum masih ter sesuatu yang "baru", masih banyak variasi yang bisa kamu temuin.
read more

Cara Memegang Stick dan Posisi Kaki Pada Pedal

Ada dua cara memegang stick:
1. Matched grip (lihat gambar I)
2. Traditional grip (lihat gambar II)





    



Matched grip mempunyai 2 cara memegang yang berbeda:





    

A. Closed hand/tangan tertutup dimana pukulan sangat mengandalkan lengan dan pergelangan tangan sehingga pukulan menjadi kaku dan tangan cepat lelah, kecepatannya pun sangat terbatas.

B. Open hand/tangan terbuka dimana ibu jari dan telunjuk yang digunakan untuk menjepit stick, sedangkan ketiga jari lainnya seperti jari tengah, jari manis dan kelingking berperan untuk mendorong stick. Ketika stick yang didorong menyentuh drumhead, maka secara otomatis stick akan memantul kembali, gunakan pantulan itu untuk membuat pukulan berikutnya (ketiga jari mendorong stick itu kembali). Lakukan secara berulang-ulang, seperti mendribble bola basket saja.



- Traditional grip -

     Perbedaan grip ini adalah pada tangan kiri, dimana stick dijepitkan di ibu jari dan ditaruh diantara jari tengah dan jari manis. Ibu jari yang berperan untuk mendorong stick. Sedangkan untuk tangan kanan cara memegangnya tidak ada perbedaan, seperti matched grip saja Traditional grip memang lebih sulit untuk dilakukan ketimbang matched grip karena mengontrol tangan kiri jauh lebih rumit.



- Awal dari Traditional Grip -
     Traditional merupakan cara memegang stick yang pertama digunakan, dimulai dari tahun 1600. Sebenarnya traditional grip diperlukan untuk keperluan drummer marching band pada saat itu yang dimana mereka menaruh snare drum dengan cara mengikatnya (seperti tas) dan talinya dilingkarkan dibahu, sehingga posisi snare drum miring kearah kanan. Karena posisinya miring kearah kanan, maka tangan kiri memakai grip yang berbeda dengan tangan kanannya guna untuk meraih snare drum tersebut (tangan kiri seperti memegang pensil, tetapi stick ditaruh diantara 2 pasang jari dan dijepitkan di ibu jari).
     Tahun 1840 drumset baru ditemukan (snare, bass dan tom-tom) dimana tiga drum dimainkan dengan satu orang. Karena traditional grip merupakan kebiasaan turun-temurun yang berawal dari marching, maka traditional grip digunakan juga pada drumset. Kemudian lagi-lagi kebiasaan ini berlanjut dengan akhirnya pada pertengahan tahun 1960, Ringo Starr (drummer The Beatles) mengambil langkah maju dengan memegang stick pada posisi yang sama (tangan kiri sama seperti tangan kanan), sehingga seperti orang yang memegang dua buah palu. Yang kemudian dinamakan matched grip. Ternyata dengan menggunakan matched grip maka dengan mudah pemain drum dapat mengeluarkan power/tenaga yang diinginkan dan juga pukulan pada tangan kirinya menjadi lebih akurat.
     Dan akhirnya keduanya pun dapat digunakan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum, untuk lagu yang lembut dan memerlukansentuhan, maka traditional griplah yang 'bebicara', sedangkan untuk memainkan groove/beat yang solid dan lagu yang lebih modern (rock), matched grip yang paling cocok.

Menginjak pedal
Cara menginjak pedal ada 2 macam yaitu:
1. Heel down (lihat gambar A)
2. Heel up (lihat gambar B)





    

     Kedua posisi kaki tersebut dapat dilakukan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum. Jika anda pemain jazz (swing, pop jazz) maka heel down merupakan pilihan yang tepat, tetapi jika anda pemain rock atau fusion dan funk maka heel up diperlukan untuk menciptakan groove yang lebih solid karena kecepatan dan kekuatan kaki akan bertambah.
Heel down sangat mengandalkan pergelangan kaki untuk memukul. Jadi, anda jangan berharap untuk medapatkan pukulan yang keras dengan posisi ini, hanya buang-buang tenaga saja.
Heel up menggunakan ujung kaki untuk menginjak pedal sehingga semua tenaga dapat dikerahkan. Untuk mendapatkan kecepatan yang lebih pada saat heel up, posisi kaki dimundurkan sehingga pada saat menginjak pedal (pada saat menginjak pedal kaki jangan ditahan tapi dilepas kembali), maka pedal akan kembali pada posisi semula karena ditarik oleh pegas dan anda tinggal menginjaknya lagi untuk memukul.





read more